Retnomulyandari's Weblog

…thanks Allah, for everything

….Lama…Memory…dan Semua Realita

sudah lama rasanya….
tak membuka lembaran ini…

sudah lama rasanya…
dan aku kangen atas semua kenangan lembaran ini

dan sekarang sebuah realita terbentang luas didepanku…dan aku bersyukur karena itu …

Leave a comment »

…..dia hanya ingin….

waktu bergulir begitu cepat…..saking cepatnya…. tak mampu mengimbangi lajunya
dan akhirnya tersadar, bahwa sudah jauhnya  tertinggal.
di penghujung malam ini …. ada sebuah doa terselip dalam tiap bulir air mata. tak dapat dipungkiri
tak ada yang dapat lagi dimintanya selain sebuah ketentraman jiwa yang belum ditemukannya.
bukan berupa harta dan keramaian…tapi karena sekeping hati yang belum ditemukannya.

dia ingin menikah…
bukan sebuah permainan atau hanya mengejar gengsi….bukan karena malu dibilang tak laku
dan bukan karena permintaan kdua orang tuanya yang terus menanyakan hal itu
dia ingin menikah….benar-benar ingin menikah karena ingin mendapatkan ketenangan batin.
menyempurnakan separuh hati yang terserak, mengisi sisa hidup dengan kebahagian dan tentunya
menuntunnya untuk lebih menjadi manusia yang lebih baik.

dia ingin menikah…
banyak kali dia lontarkan perkataan itu pada keluarganya, sahabatnya bahkanorang-orang yang baru dikenalnya.
dan selalu mereka membarikan banyak nasehat…dan tentunya iringan doa baginya.
banyak nasehat mengatakan ” jangan terlalu banyak pilihan atau jangan terlalu milih-milih”
tapi dia termangu…” bagaimana mo milih, jangankan 3 atau 4 orang yang datang, satu aja ga ada…gimana mo
milihnya”:)
atau ada juga nasehat yang mengatakan….”kriterianya jangan tinggi-tinggi ya”…hufff..sebenarnya
dia ingin berujar “seakan-akan aku tak punya kriteria  apa-apa tuk seorang calon suami, yang penting seiman
dan mampu mencintainya dengan setulusnya” walaupun harapan yang tinggi-tinggi juga pasti ada tebesit di benaknya.

dan buakn hal yang mudah buatnya menemukan seseorang yang mau menuntunnya, membantunya dan menjadi imam
yang menjadikannya muslimah yang lebih baik.dan dia bukan mencari seorang pangeran, pengusaha, artis atau direktur
dia juga tidak mencari sosok fahri dalam ayat-ayat cinta atau azzam dalam ketika cinta bertasbih.
dia mencari seseorang laki-laki yang dapat menentramakan  jiwanya, memelihara agamanya dan memberinya cinta biasa dengan
cara luar biasa.

bukan dia tidak berusaha, dia berusaha…..dia berikhtiar
dia memiliki banyak teman, banyak sahabat…baik yang wanita maupun pria,
terkadang tanpa sadar dia telah masuk ke perangkap “pesona” sang pria. kadang tak ayal dia menyelipkan sebuah harapan
yang tentunya membuatnya semakin jauh dari realita……
” tapi toh harapan itu tak salah” kelitnya dalam hati….dan dia semakin terperosok dalam jurang “pesona” dan “harapan semu”
yang sejatinya di ciptakan olehnya sendiri.

terkadang hanya dari sebuah sms yang mungkin biasa saja…dia merasa berbunga, dia merasa sang pujaan hati merasakan hal
yang sama dengan yang dia rasakan. padahal sang pria hanya mengannggap biasa saja. dan ketika intensitas pengiriman pesan
berkurang…dia gelisah…dan mulai takut jika harus kehilangan semangat dan harapan yang “hanya” dari sebuah sms.
sang pria tentunya tak salah…dia memang tak merasa apa-apa padanya (atau memang sang pria pura2 tak tahu perasaannya).
terkadang dari sebuah pertemuan biasa…dia bertemu dengan seseorang yang dianggapnya sebagai tempat berbagi…
dan dengan sebuah harapan kosong yang dilukiskan sendiri…dia berharap seseorang itu akan sering hadir dalam kehidupannya
sering berbagi dengannya dan sering untuk menghabiskan waktu bersamanya…dan sekali lagi mungkin bukan sang pria yang salah
karena sang pria tak merasa memberikan sebuah harapan dan perasaan padanya.dan sekali lagi hanya karena dia terlalu berpikir sejauh itu…

entahlah…terkadang semakin hari, semakin tak menentu perasaannya…dia terlalu berharap menemukan pendamping hidup secepatnya
dia berharap, seseorang yang ditemuinya baik dari sms, telfon,  dunia maya internet bahkan dunia nyata ada yang segera
mengungkapkan perasaannya padanya….
padahal, di dalam kondisi sebenarnya…semua itu hanya biasa…terlalu biasa
dia hanya ingin menikah…secepatnya kalo bisa…
dan terkadang dia berpikir, apakah menikah itu harus jatuh cinta dulu??? karena jika dipikir,
dia akan menerima “tawaran” yang masuk kepadanya(dengan pertimbangan2 krusial tentunya), dan mungkin tanpa banyak menunda
tapi…kembali dia tersadar…apakah semudah itu untuk menikah??? seperti hukum dalam jual beli, jika tawaran menarik harga pas
maka barang tersebut akan segera dibeli????
karena menikah bukan barang….dan menikah bukan hukum jual beli…..jadi tidak akan segampang itu rumusnya..

sekali lagi…dia hanya ingin menikah…
menikah dengan seseorang yang mampu menjadi nakhoda kapal rumah tangganya
menikah dengan seseorang yang mampu lebih mencintaiNya dan mengajarkan apa itu cinta
menikah dengan seseorang yang mampu menjadikan cinta yang biasa menjadi cinta yang luar biasa
menikah dengan seseorang yang mampu membawa ke arah lebih baik
menikah dengan seseorang yang mampu dan mau belajar bersama dan menjalani sisa hidup bersama
menikah dengan seseorang yang mampu mengatakan aku mencintaimu walaupun……..
menikah dengan seseorang yang menjadikanya sempurna dengan cinta yang diberikan kepadanya

dia sadar, dia bukan seseorang yang sempurna, bukan seseorang yang luar biasa….
dan dia juga hanya ingin memiliki seseorang biasa dengan cinta yang luar biasa dan seseorang yang tidak sempurna
namun mencintainya dengan sempurna….
dia hanya ingin menikah…dan dalam tiap air matanya di tiap penghujung malamnya, doa itu terpancar berulang2 dari bibirnya
hingga mimpi pun membangunkan di pagi hari….
dia masih terbangun dengan asa yang sama…dia ingin menikah…

…disadur dari beberapa cerita dan kisah di sebuah malam yang hujan….

nb…saya juga ingin seperti dia menemukan seseorang yang biasa tapi dapat mencintai dengan luar biasa (heehehehe….ngarep.com)
“mencintai adalah mengagumi dengan hati
mengagumi adalah mencintai dengan pikiran
jangan pernah mencintai seseorang dengan kesempurnaannya
tapi jadikanlah dia sempurna
dengan cinta yang kau berikan padanya” (sumber:…lupa..)

============terima kasih semuanya, semoga kisah diatas dapat bermanfaat============

 

 

 

1 Comment »

selamat ulang tahun adekku….

tanggal 14juni 2009 adekku andar priyandono berulang tahun

semoga selalu menjadi anak sholeh, nurut ama papa mama dan menjadi contoh yang baik buat adekmu

mbak hanya bisa berdoa kamu diberi yang terbaik dala hidupmu. cepat lulus ya ndar :::)))

Leave a comment »

buat adekku

HapPY bRithDAy

100_6853

12 november 1994

Adikku lahir…. Cowok lagi….tapi cakep….

Namanya Ilham Tri Baskoro….

Tapi tau ga??? Kalo aku dulu amat ga setuju jika punya adek lagi

Aku en adikku (andar) bersekongkol tuk demo ke mama papa kalo jagan punya adek lagi..

Hehehehhe….

Banyak hal yang kami lakukan agar supaya kami ga dapet adek lagi…

Tapi dulu kami ga melakukan yang membuat mama keguguran…karena kami ga tahu hal-hal tersebut

Yang pasti tiap hari kami protes kalo adek ga boleh lahir….

Dari ga mau nganterin mama ke dokter, minta mama buat ini buat itu… ampe ngomel terus tiap hari….

Sampe-sampe kami bilang ”ma, ntar adek lahir tinggallin aja di rumah sakit, ga usah dibawa ya ”

Jahat banget kan……. tapi itu hanya obrolan anak kecil

Sampai akhirnya, tanggal 12 november 1994…………………..

Padahal kami dah janjian ma papa mama tuk maen badminton bareng di kantor papa….

Tapi apa mo dikata, pagi buta kami bangun, ga ada mama papa disamping kami….

Tak lama papa dateng. Bilang kalo adek dah lahir………….

Whuih….tambah gondok aja rasanya……dan kami sepakat ga mau lihat adek….

Tapi setelah dibujuk papa, kami pergi juga kerumah sakit ama papa dengan motor vespanya…..hahahhaha,,,……

Tapi sampe dirumah sakit, kami ga nanya kabar adek, langsung meluk mama aja…dan ketika adek ada diantara kami…. tambah ribut aja kami…seolah kejengkelan kami tumpah pada hari itu……

Aku berkata ” gara-gara adek kita ga jadi pergi….harus nungguin adek disini lagi…menyebalkan”

Sedangkan andar dengan sedikit tangis berkata ” andar ga jadi anak bungsu, hiks….hiks…..”

Lengkap lah kejengkalan kami pada adik bungsu kami…..

Tapi…….setelah setahun, dua tahun dan akhirnya 14 tahun berjalan ini….

Aku begitu merasakan bahwa adek memang dikirim Allah ditengah-tengah kami tuk melengkapi kebahagian kami

Sangat terasa apabila tak ada adek rumah sepi…..rumah senyap…..

Dan tentunya jika tak ada adek…ga bakalan ada yang bisa digangguin hehehheh

Setiap hari ada saja terlontar tawa dirumah…dan itu sebagian besar karena adek

Rasanya hilang semua kejengkelan kami ketika mama mengandung adek dulu……..berubah jadi rasa syukur tak henti…bahwa Allah emang sayang ama keluarga kami….

Ilham tri baskoro….telah lahir di tengah keluarga kami

Membawa kebahagiaan tersendiri bagi kami

Ternyata kau begitu indah dek………..

Sekarang kami hanya bisa megucapkan

4896

Moga adek selalu dalam lindungan Allah SWT, menjadi anak yang sholeh dan bisa membanggakan papa dan mama

Jagalah iman dan taqwa adek…

Jadilah anak yang berguna bagi diri sendiri, keluarga, bangsa dan agama

Tumbuhlah jadi anak yang selalu memberi ilham kebaikan bagi semua…

Ilham tri baskoro…..terima kasih ya

1 Comment »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.